Ujian Intensif 2022;Bukti Perjuangan Santri Baru


AMC -"Ujian Intensif ini bukti perjuangan para santri baru selama 1 bulan di pesantren", ujar Khadimul Ma'had KH. Ahmad Mahrus Iskandar saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara New Student Intensive Assesment di lapangan utama pondok pesantren, Ahad (04/09). 

Ujian intensif ini dimulai pukul 08.00 - 12.00 WIB diikuti oleh seluruh santri baru baik dari kelas 1 SMP maupun kelas 10 Aliyah. Semua santri baru ini di uji kemampuan oleh orang tuanya masing-masing. Ujian tersebut terdiri dari beberapa materi yaitu Al-Qur'an, Fasholatan, Kitab Salaf dan Bahasa Arab serta Bahasa Inggris. 

Dengan adanya intensif ini, diharapkan para santri baru dapat melakukan wudhu dan shalat serta ibadah lainnya dengan baik, serta mengenal pelajaran-pelajaran dasar pesantren.

Keseharian santri baru dimulai dengan tahajud dan istighotsah sebelum subuh, kemudian dilanjutkan dengan shalat shubuh berjamaah sebagaimana santri lama.

Program intensif ini bertujuan agar para santri memiliki bekal dari segi spiritual dan intelektual. Sehingga dapat dengan mudah berbaur di lingkungan pesantren sebagaimana santri lama. Selama 1 bulan penuh para santri baru belajar mengenai kepesantrenan.


Khadimul Ma'had berharap kepada para walisantri agar tetap tidak merasa puas dengan hasil yang diperoleh anak-anaknya dan harus lebih mensyukuri apabila masih banyak kekurangan dari anak-anaknya. (M)

Share on Google Plus

About Asshiddiqiyah Media Center

Pondok Pesantren Asshiddiqiyah didirikan pada Bulan Rabiul Awal 1406 H ( Bulan Juli 1985 M ) oleh DR. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ. Dalam kapasitasnya sebagai lembaga Pendidikan, Keagamaan, dan Kemasyarakatan, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah senantiasa eksis dan tetap pada komitmennya sebagai benteng perjuangan syiar Islam. Kini dalam usianya yang lebih dari seperempat abad, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah telah membuka 12 Pesantren yang tersebar di beberapa daerah di pulau Jawa dan Sumatra.

0 komentar :