Kebakaran Hebat Melanda Pabrik Sofa


AIC- Kebakaran hebat menghanguskan pabrik sofa milik Ahong (60 tahun) di kedoya Utara  RT 003 RW 005, Kebon Jeruk Jakarta Barat, Selasa (6/9). Belum diketahui pasti penyebabnya, namun diduga api berasal hubungan arus pendek di pabrik tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, api berkobar mulai pukul 09.30 WIB. Salah satu karyawan mengatakan bahwa api tiba-tiba sudah membesar di bagian atap, sehingga tidak sempat menyelamatkan barang-barang. Dalam waktu sekejab, api telah menghanguskan bangunan beserta isinya yang merupakan material sofa tersebut.

"Saya sedang kerja di bagian luar, tiba-tiba api sudah membesar di bagian atap. Saya tidak tahu apa-apa. Awalnya bunyi pretek-pretek dan kayak bau gosong. " Ujar salah seorang karyawan saat diwawancarai di tempat kejadian.

Beruntung api tidak merambah ke perumahan warga karena di sekeliling pabrik tersebut terdapat pagar tembok yang membatasi antara pabrik dan perumahan. 

Api dapat dipadamkan 2 jam kemudian setelah Dinas Kebakaran Kebon Jeruk mengerahkan 20 mobil pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.  hingga saat ini Polres Kebon Jeruk masih menyelidiki asal mula kebakaran tersebut.

Kebakaran hebat tersebut menjadi tontonan bagi warga sekitar. Lalu lintas sepanjang jalan panjang pun sempat tersendat dan dialihkan ke jalur busway.


Sementara itu, ribuan santri Pondok Pesantren Asshiddiqiyah yang terletak di dekat tempat kejadian menggelar istighotsah dan doa bersama agar api dapat segera di padamkan. (Rmd)
Share on Google Plus

About Rumadie El-Borneo

Pondok Pesantren Asshiddiqiyah didirikan pada Bulan Rabiul Awal 1406 H ( Bulan Juli 1985 M ) oleh DR. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ. Dalam kapasitasnya sebagai lembaga Pendidikan, Keagamaan, dan Kemasyarakatan, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah senantiasa eksis dan tetap pada komitmennya sebagai benteng perjuangan syiar Islam. Kini dalam usianya yang lebih dari seperempat abad, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah telah membuka 12 Pesantren yang tersebar di beberapa daerah di pulau Jawa dan Sumatra.