Pelantikan OSPA, OSIS dan BEM 2019-2020; Santri Penggerak Masyarakat


AMC - Pelantikan Organisasi Santri Pondok Pesantren Asshiddiqiyah (OSPA), OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) dan BEM (Badan Eksekutif Mahasantri) Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta sukses digelar semalam, Sabtu (02/03). Para pemimpin di antara para santri ini antara lain, Ketua Umum OSPA, M. Faiz Arrafi dan Lola Rahmawati; Ketua Umum OSIS, M. Oskar Bintang Miroj dan Linda Rahmawati; serta Ketua Umum BEM, Ahmad Khoirul Patihin; Ketua I Muh. Jirjis Fahmi Zamzamy dan Ketua II, Baqiyatus Solikhah.

Abah Noer memimpin langsung pengucapan janji para santri organisasi masa khidmah 2019/2020 ini. Lebih dari seratus santri berikrar siap mengabdikan diri ke pesantren dalam pelantikan tersebut. Setelah berdoa, Abah Noer berpesan agar para santri yang dilantik ini ikhlas dan amanah dalam mengurus jalannya keseharian santri.




Selain itu, alumni Asshiddiqiyah, Kiai Nur Ali Al-Bekasi yang berkesempatan mengisi tausiyah dalam Majelis Dzikir tersebut juga menyampaikan bahwa menjadi santri dengan seluruh kegiatan dan tugas pesantren adalah bekal santri sebelum terjun ke masyarakat.

Kiai Nur Ali berkata "Menjadi pengurus itu untuk dilatih agar kita terbiasa dan bisa untuk memimpin ketika kita di masyarakat."

"Nanti keluar dari pesantren jadi motorik, penggerak masyarakat," tambahnya. (L/U)




Share on Google Plus

About Asshiddiqiyah Media Center

Pondok Pesantren Asshiddiqiyah didirikan pada Bulan Rabiul Awal 1406 H ( Bulan Juli 1985 M ) oleh DR. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ. Dalam kapasitasnya sebagai lembaga Pendidikan, Keagamaan, dan Kemasyarakatan, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah senantiasa eksis dan tetap pada komitmennya sebagai benteng perjuangan syiar Islam. Kini dalam usianya yang lebih dari seperempat abad, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah telah membuka 12 Pesantren yang tersebar di beberapa daerah di pulau Jawa dan Sumatra.