Creativity Day 2018: Let's Make Our Activities Fully Creative and Innovative



AMC - Akhiri tahun 2018 dengan ragam kreativitas santri, Asshiddiqiyah Jakarta sukses gelar acara Student Creativity Day 2018 (Sabtu, 22/12). Acara digelar outdoor di lapangan utama Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta.

Warna-warni pernak-pernik karya santri menyambut ratusan walisantri dan alumni yang mengunjungi pameran tahunan ini. Setiap kelas membuat karya untuk ditampilkan di masing-masing stand. Para pengunjung tidak hanya berkeliling dan melihat-lihat, mereka juga turut berfoto dengan hasil kreasi santri. Area photobooth yang sudah disediakan juga ramai oleh pengunjung. Kemeriahan bertambah dengan kedatangan Bu Nyai Hj. Nur Djazilah didampingi lurah putri di setiap stand pameran kreativitas santri.

Bertemakan Happy Creativity Day, Let's Make Our Activities Fully Creative and Innovative, Creativity Day diikuti seluruh santri dari tingkat SMP, MA, Ma'had Aly dan Ma'had Aytam. Beberapa pameran kreativitas santri dipajang, seperti bingkai foto dari sedotan, sabun, kreasi bekas stik es krim, lukisan di sterofoam, antologi puisi, miniatur flora fauna di dunia, organel sel hewan dan tumbuhan, miniatur Asshiddiqiyah Jakarta dan replika pedang Zulfikar.


Melalui Creativity Day, santri dapat menuangkan kreasi, inovasi dan praktikumnya setelah sebelumnya tuntas setahun pembelajaran di kelas. Selain itu, hari ini merupakan hari pembagian raport dan perpulangan santri. Para santri berperingkat tertinggi dari setiap kelas mendapat bingkisan dari pesantren sebagai hadiah atas pencapaiannya. (Lyda/L)

Para juara kelas bersama Khadimul Ma'had, KH. Ahmad Mahrus Iskandar, tamu undangan dan asatidz.


Share on Google Plus

About Asshiddiqiyah Media Center

Pondok Pesantren Asshiddiqiyah didirikan pada Bulan Rabiul Awal 1406 H ( Bulan Juli 1985 M ) oleh DR. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ. Dalam kapasitasnya sebagai lembaga Pendidikan, Keagamaan, dan Kemasyarakatan, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah senantiasa eksis dan tetap pada komitmennya sebagai benteng perjuangan syiar Islam. Kini dalam usianya yang lebih dari seperempat abad, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah telah membuka 12 Pesantren yang tersebar di beberapa daerah di pulau Jawa dan Sumatra.