Asshiddiqiyah Tutup Akhir Tahun dengan Maulid Nabi


Rangkaian peringatan Maulid Nabi 1439 H Asshiddiqiyah di akhiri dengan Majelis Dzikir bulanan, Sabtu (02/12).

Kyai Muhammad Zainuri, alumni  Asshiddiqiyah Jakarta 1999 turut hadir sebagai penceramah. Ia menyampaikan peringatan maulid itu menyatukan umat.
"Dari zaman old sampai zaman now, kita berkumpul bersenandung shalawat kepada Nabi Muhammad," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga,  Gus Mahrus juga menambahkan selain dengan maulid, menyatukan negara memerlukan empat hal penting sebagai pembangun. Yakni, orang-orang alim, pemimpin yang baik, orang kaya yang dermawan dan doa dari orang-orang miskin.

Dalam majelis dzikir di akhir tahun ini, Gus Mahrus bersama seluruh santri mengucapkan selamat ulang tahun kepada ayahanda. Beliau, Kyai Noer berulang tahun bertepatan dengan peringatan maulid.

Selamat Ulang Tahun Ayahanda, semoga selalu barokah Umur dan Ilmu yang dimiliki.

Share on Google Plus

About Rumadie El-Borneo

Pondok Pesantren Asshiddiqiyah didirikan pada Bulan Rabiul Awal 1406 H ( Bulan Juli 1985 M ) oleh DR. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ. Dalam kapasitasnya sebagai lembaga Pendidikan, Keagamaan, dan Kemasyarakatan, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah senantiasa eksis dan tetap pada komitmennya sebagai benteng perjuangan syiar Islam. Kini dalam usianya yang lebih dari seperempat abad, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah telah membuka 12 Pesantren yang tersebar di beberapa daerah di pulau Jawa dan Sumatra.