Menuju Timnas, Asshiddiqiyah Gandeng Indonesia Muda


AMC - Setelah menjuarai Liga Santri Nusantara Regional DKI Jakarta 2017, Asshidiqiyah semakin memperkuat tim sepak bolanya. Salah satu cara mewujudkannya adalah menjalin  kerja sama dengan sekolah sepak bola Indonesia Muda.
Klarifikasi kerja sama ini diwakili sang sekretaris jenderal, Chiko Hakim ketika menghadiri Pawai Obor Festival 1 Muharram 1439 Hijriyah di Asshiddiqiyah Pusat, Kamis (21/09).
Ia menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan aplikasi gerakan Ayo Mondok dalam bidang olahraga dan kesenian. Sekolah sepak bola yang telah  melahirkan banyak pemain tim nasional itu akan mendatangkan Dede Sulaiman sebagai pembina sepak bola di pesantren dalam naungan Kyai Noer ini.
"Kalo nyantri di pesantren Asshiddiqiyah sini, ya bisa jadi pemain timnas, insya Allah," ujarnya yang diamini oleh Gus Mahrus dan para santri.


Cabang olahraga lain juga diagendakan menjadi proyek mereka kedepan. Dengan diwujudkannya hal ini, para santri diharapkan lebih bersemangat dalam mewujudkan syiar Islam. Sehingga, tidak hanya orang tua yang bersemangat dalam menyuarakan gerakan Ayo Mondok. (LF)
Share on Google Plus

About Rumadie El-Borneo

Pondok Pesantren Asshiddiqiyah didirikan pada Bulan Rabiul Awal 1406 H ( Bulan Juli 1985 M ) oleh DR. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ. Dalam kapasitasnya sebagai lembaga Pendidikan, Keagamaan, dan Kemasyarakatan, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah senantiasa eksis dan tetap pada komitmennya sebagai benteng perjuangan syiar Islam. Kini dalam usianya yang lebih dari seperempat abad, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah telah membuka 12 Pesantren yang tersebar di beberapa daerah di pulau Jawa dan Sumatra.