Kesehatan Telah Pulih, KH. Noer Diizinkan Pulang

KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ sebelum pulang dari Rumah sakit 

AMC- Minggu pagi (08/01) K.H. Noer Muhammad Iskandar, SQ. sudah bisa kembali ke rumah.  Terhitung sejak 26 Desember lalu beliau harus opname di RS. Siloam, Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

Dari penjelasan keluarga, Abah diperbolehkan pulang tetapi ada beberapa hal yang harus perhatikan, jangan sampai terlalu capek, tidak boleh mendengar berita yang menegangkan atau menyakitkan, dan tidak diperkenankan makan yang berlemak.

"Abah harus benar-benar dijaga, karna baru saja oprasi pemasangan tiga ring di jantungnya." Pesan Gus Mahrus, putra Kyai Noer.

Keluarga besar Pondok Pesantren Ashiddiqiyah juga mengucapkan banyak trimakasih kepada IKLAS (Ikatan Keluarga Alumni Asshiddiqiyah) yang setia bergantian menunggu beliau setiap malam, para kyai, ustad, habaib, pejabat, birokrat serta negarawan yang dengan sukarela menjenguk Kyai Noer.

"Abah merasa tidak sendiri, dengan perhatian dari semua kalangan, setidaknya meringankan beban rasa sakit yang beliau derita, trimakasih atas do'a dari semuanya." Ungkap Gus Mahrus dengan rasa haru.

Semoga Abah sehat kembali, hingga bisa berkarya dan berdakwah mengingatkan umat Islam.

(NS)
Share on Google Plus

About Rumadie El-Borneo

Pondok Pesantren Asshiddiqiyah didirikan pada Bulan Rabiul Awal 1406 H ( Bulan Juli 1985 M ) oleh DR. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ. Dalam kapasitasnya sebagai lembaga Pendidikan, Keagamaan, dan Kemasyarakatan, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah senantiasa eksis dan tetap pada komitmennya sebagai benteng perjuangan syiar Islam. Kini dalam usianya yang lebih dari seperempat abad, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah telah membuka 12 Pesantren yang tersebar di beberapa daerah di pulau Jawa dan Sumatra.