Harapan Abah untuk Santri di Peringatan Kemerdekaan RI ke 72

Pidato KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ


AMC. Memperingati hari ulang tahun Republik Indonesia ke 72, Asshiddiqiyah gelar upacara bendera, Senin pagi (17/08). Upacara dimulai pukul 10.00 di lapangan Ponpes Asshiddiqiyah Jakarta setelah penampilan parade ekstrakuriler para santri. Apresiasi diberikan oleh Ibu Nyai H. Nur Djazilah dan Gus Mahrus Iskandar kepada pemenang lomba menghias kelas tingkat SMP dan Madrasah Aliyah.

Dihadiri oleh pendiri sekaligus pengasuh pesantren, Dr. K.H Noer Muhammad Iskandar SQ dan keluarga, para staf guru serta seluruh santri, upacara berlangsung lancar dan khidmat. Bendera merah putih dikibarkan oleh pasukan pengibar bendera (paskibra) Asshiddiqiyah, kemudian setelahnya pembacaan naskah proklamasi oleh Abah Yai Noer. Dalam amanatnya, Abah Yai berharap semoga para santri untuk selalu aktif dan disiplin gunakan waktu, mengisinya dengan belajar berbagai ilmu, berpuasa daud dan senin kamis serta tahajud.

"Semoga para santri dapat melanjutkan atau setidaknya meniru perjuangan saya dan perjuangan Rasulullah saw dalam syi'ar lslam ahlussunnah wal jama'ah", harapnya. Berakhirnya upacara ditandai dengan foto bersama Abah Yai Noer, para pimpinan pesantren dan seluruh keluarga besar Asshiddiqiyah Pusat Jakarta. (MH)
Share on Google Plus

About Asshiddiqiyah Media Center

Pondok Pesantren Asshiddiqiyah didirikan pada Bulan Rabiul Awal 1406 H ( Bulan Juli 1985 M ) oleh DR. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ. Dalam kapasitasnya sebagai lembaga Pendidikan, Keagamaan, dan Kemasyarakatan, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah senantiasa eksis dan tetap pada komitmennya sebagai benteng perjuangan syiar Islam. Kini dalam usianya yang lebih dari seperempat abad, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah telah membuka 12 Pesantren yang tersebar di beberapa daerah di pulau Jawa dan Sumatra.