Gus Mahrus: IPNU Beri Motivasi dan Ajang Silaturahmi Santri Seluruh Indonesia


AMC - "Saya sebagai santri, dan saya sangat bangga menjadi santri," ucap Khadimul Ma'had Asshiddiqiyah Jakarta, KH. Ahmad Mahrus Iskandar dalam sambutannya di acara Resepsi Harlah IPNU yang ke-65,  Sabtu (23/02).

Dalam acara yang digelar di lapangan utama Asshiddiqiyah Jakarta tersebut, Gus Mahrus mengutip QS.Al-Fathir:23

ثُمَّ أَوْرَثْنَا ٱلْكِتَٰبَ ٱلَّذِينَ ٱصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا ۖ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِۦ وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌۢ بِٱلْخَيْرَٰتِ بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَضْلُ ٱلْكَبِيرُ ﴿٣٢﴾

"Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar."

Gus Mahrus menjelaskan bahwasannya Allah manusia dibagi menjadi tiga golongan;
1. Yang Menganiaya Diri Sendiri
yaitu orang yang melalaikan sebagian dari pekerjaan yang diwajibkan dan mengerjakan sebagian yang diharamkan.

2. Pertengahan
yaitu orang yang menunaikan hal-hal yang diwajibkan dan meninggalkan yang diharamkan, tetapi terkadang dia meninggalkan sebagian yang disunahkan dan mengerjakan sebagian  yang dimakruhkan.

3. Bersegera Dalam Kebaikan
yaitu orang yang mengerjakan semua kewajiban dan  yang disunatkan, juga meninggalkan semua hal yang diharamkan, yang dimakruhkan, dan sebagian hal yang diperbolehkan. Barangsiapa yang beriman kepada hari akhir maka hendaknya berkata baik atau lebih baik kita diam

وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَــقُلْ خَــــيْرًا أَوْ لِيَـصـــمُــتْ

“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berkata yang baik atau diam.” [HR Bukhari]

Dan sebagai santri, kita harus menjadi orang yang sebaik-baiknya manusia yang bermanfaat bagi orang lain. Seperti dalam Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori:
قال رسول الله صل الله عليه وسلّم: خَيْرُ الناسِ أَنْفَعُهُمْ لِلناسِ

“Sebaik Baik Manusia Adalah Yang Paling Bermanfaat Bagi Orang Lain”

Hadist di atas menunjukan bahwa Rasullullah menganjurkan umat islam selalau berbuat baik terhadap orang lain dan mahluk yang lain.

Melalui acara IPNU ini, Gus Mahrus berharap acara tersebut menjadi ajang motivasi dan ajang silaturahmi berkelanjutan bagi santri seluruh penjuru Indonesia dari Sabang sampai Merauke, khususnya bagi santri Asshiddiqiyah. (Mila)
_________________

Info Pendaftaran santri baru :
Ustdzh. Faizatul Islamiyah : 085781237226
Ustdzh Robithoh : 081310855949
Follow Us :
Instagram : Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta
Twitter :@asshiddiqiyah01
Fanspage : Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta
You Tube : Asshiddiqiyah Official
Share on Google Plus

About Asshiddiqiyah Media Center

Pondok Pesantren Asshiddiqiyah didirikan pada Bulan Rabiul Awal 1406 H ( Bulan Juli 1985 M ) oleh DR. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ. Dalam kapasitasnya sebagai lembaga Pendidikan, Keagamaan, dan Kemasyarakatan, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah senantiasa eksis dan tetap pada komitmennya sebagai benteng perjuangan syiar Islam. Kini dalam usianya yang lebih dari seperempat abad, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah telah membuka 12 Pesantren yang tersebar di beberapa daerah di pulau Jawa dan Sumatra.