Gus Mahrus Serukan Kejujuran Menjelang Ujian Semester



AMC- Santri Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Jakarta melaksanakan apel jelang ujian semester ganjil Sabtu (03/12). 

Dalam pelaksanaanya, Khodimul Ma’had memberikan wejangan kepada para santri untuk menjadi Siddiq, sesuai dengan nama Asshiddiqiyah. Sikap jujur sangat ditekankan dalam pelaksanaan ujian mendatang.

Ia juga menuturkan hadits Rasulullah “Barang siapa yang menipu kami maka ia bukan termasuk golonganku”

“Hidayah itu bukan datang dari teman. Hidayah itu datangnya dari Allah SWT”, pesannya untuk para santri.

 Tujuan dari ujian adalah kejujuran. Hal itu melatih otak dengan baik dan menggunakan sesuai tempatnya. Jika penggunaan otak tidak sesuai maka itu bisa menzholiminya. Seperti berfikir untuk mencontek dan tidak ketahuan guru.

Sifat jujur, usaha dan du’a ilallah sebagai kunci keberhasilan. Usaha dan doa tidak bisa dipisahkan bi taufiqillah. Karena masa depan akan baik jika semua diniatkan kepada Allah SWT akan.

Ia juga mengamanahi para guru agar tidak membiarkan santri mencontek saat ujian. Sesungguhnya bukti dari keberhasilan seorang guru adalah proses usaha santri dalam belajar.

“Tunjukkan kalian bisa,”tegasnya di akhir amanat. (LF)


Share on Google Plus

About Rumadie El-Borneo

Pondok Pesantren Asshiddiqiyah didirikan pada Bulan Rabiul Awal 1406 H ( Bulan Juli 1985 M ) oleh DR. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ. Dalam kapasitasnya sebagai lembaga Pendidikan, Keagamaan, dan Kemasyarakatan, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah senantiasa eksis dan tetap pada komitmennya sebagai benteng perjuangan syiar Islam. Kini dalam usianya yang lebih dari seperempat abad, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah telah membuka 12 Pesantren yang tersebar di beberapa daerah di pulau Jawa dan Sumatra.