Tetesan Air Mata Warnai Ulang Tahun Istri Tercinta KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ


AICIstri tercinta DR. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ, Ibu Nyai Hj. Nur Djazilah, BA, merayakan ulang tahun yang ke 59 di kediamannya, Kedoya Utara, Kebon Jeruk Jakarta Barat, Senin (12/9).

Acara yang dihadiri Ustad Sholeh Mahmoed ini  dimulai dengan pembacaan tahlil bersama yang dipimpin langsung oleh putra beliau, KH. Ahmad Mahrus Iskandar, Bsc. Hal ini dimaksudkan agar perayaan tersebut diberkahi oleh Allah.


Sebagai kado spesial dari putra-putrinya, Gus Mahrus sengaja menampilkan beberapa foto kenangan masa lalu serta ucapan selamat dari anak dan cucunya.

Selanjunya, Gus Mahrus secara langsung mengucapkan selamat ulang tahun seraya memberikan rangkaian bunga Anggrek putih. “Selamat ulang tahun Ibu, Mohon maaf bila dari kami, masih banyak kesalahan selama ini,” tutur Gus Mahrus.

Tetesan air mata haru dari Ibu Nyai menyaksikan persembahan kado tersebut disaksikan oleh para santri yang juga ikut menitikkan air mata. Para santri pun tidak ketinggalan memberikan kado spesial kepada Ibu Nyai tercinta yang selalu diharapkan do’a dan bimbingan ilmunya bagi pesantren ini. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Kyai Noer,  berharap semoga umur dan ilmu Ibu Nyai selalu diberkahi Allah, serta selalu membimbing para santri yang sedang mencari ilmu. (LF)

 





Share on Google Plus

About Rumadie El-Borneo

Pondok Pesantren Asshiddiqiyah didirikan pada Bulan Rabiul Awal 1406 H ( Bulan Juli 1985 M ) oleh DR. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ. Dalam kapasitasnya sebagai lembaga Pendidikan, Keagamaan, dan Kemasyarakatan, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah senantiasa eksis dan tetap pada komitmennya sebagai benteng perjuangan syiar Islam. Kini dalam usianya yang lebih dari seperempat abad, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah telah membuka 12 Pesantren yang tersebar di beberapa daerah di pulau Jawa dan Sumatra.