Asshiddiqiyah Menuju Final LSN

Asshiddiqiyah

AIC
Jakarta, 22 Agustus 2016. Setelah mengikuti seleksi dalam babak penyisihan delapan besar Tim Sepak Bola Asshiddiqiyah berhasil mengalahkan kesebelasan Al Ithqan pada pertandingan pukul 08.00 WIB kemarin di GOR Ragunan Jakarta dengan perolehan nilai 1 – 0 untuk Asshiddiqiyah dalam waktu normal 2 x 45 menit. Hal ini membawa Asshiddiqiyah ke babak perempat final melawan tim dari As Saqofa.
Pertandingan perempat final pun dimulai pukul 14.30 WIB. Cuaca panas lapangan tidak menyurutkan semangat para santri ketika mengoper dan menendang bola ke gawang lawan. Setelah melewati rintangan lawan tim sepak bola Asshiddiqiyah berhasil mengalahkan lawannya dengan skor 1 – 0 yang membawa mereka ke final Liga Santri Nusantara pada 27 Agustus 2016. Mereka akan berhadapan dengan kesebelasan dari Pesantren At Taufiq.
Hasil yang memuaskan ini bukan tanpa usaha yang keras. Kekompakan tim dan sistem pelatihan yang rutin merupakan bekal untuk kemenangan mereka. Tim yang dilatih oleh Pelatih Muhammad Ridwan Nasution dan Manajer Tim Abdurrahman, S.Pd.I merupakan gabungan dari santri-santri Putra Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Pusat yang masih duduk di bangku SMP dan Madrasah Aliyah. Semangat dari anggota tim dilapangan semakin memuncak dengan gol-gol yang diciptakan oleh striker tim, Kossan Yarem. Santri yang berasal dari negara Thailand ini sangat mendukung kreatifitas para santri lewat  partisipasinya dalam laga ini.
Hal unik yang menambah kekuatan tim ini adalah semboyan yang ada di bagian depan kaos mereka. “Mari Sholat Jamaah, Jelas Terasa Manfaatnya”. Ini merupakan kekuatan utama para calon pembangun negeri untuk mewujudkan mimpi-mimpi mereka.
Semoga di final nanti Tim Sepak Bola Asshiddiqiyah dapat memperoleh hasil yang terbaik.  
Bravo Olahraga Asshiddiqiyah!!!! (Jay)

Share on Google Plus

About Rumadie El-Borneo

Pondok Pesantren Asshiddiqiyah didirikan pada Bulan Rabiul Awal 1406 H ( Bulan Juli 1985 M ) oleh DR. KH. Noer Muhammad Iskandar, SQ. Dalam kapasitasnya sebagai lembaga Pendidikan, Keagamaan, dan Kemasyarakatan, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah senantiasa eksis dan tetap pada komitmennya sebagai benteng perjuangan syiar Islam. Kini dalam usianya yang lebih dari seperempat abad, Pondok Pesantren Asshiddiqiyah telah membuka 12 Pesantren yang tersebar di beberapa daerah di pulau Jawa dan Sumatra.